Sayyidina Umar & Seorang Badui

Suatu pagi,sayyidina Umar r.a menyapa seorang Badui:
Kaif ashbahta?
Dijawab oleh Badui itu:
Ashbahtu akrohul haq,wa uhibbul fitan,wa liya maa bainas samaa’ i wal ardh wama ‘indallah,wa usholli bila wudhu,wa akrohur rohmah.
Hampir saja ditempeleng oleh sayyidina Umar r.a,lewatlah sayyidina Ali r.a,kemudian dipanggil dan disampaikan kalau si Badui itu berbicara seperti diatas.
Lalu dijawab oleh sayyidina Ali r.a bahwa si Badui itu telah bicara yang benar,karena arti:
benci haq adalah ketika kita bangun,kita telah menghindar dari kematian,dan kematian itu haq  (tidur itu bagian dari kematian),
Mengenai cinta fitnah,itu bukankan innama amwalukum wa auladukum fitnah,
Mengenai yg tidak dipunyai Allah diantara bumi dan langit adalah isteri dan anak,
sholat tanpa wudhu,ya bukankah sholat itu artinya berdo’a.
Mengenai lari dari rahmah??
Ia dia menghindar dari hujan,bukankah hujan itu rohmah?
Kemudian kata sayyidina Umar r.a kalau tidak ada sayyidina Ali r.a,maka celakalah tanganku.(Karena akan menempeleng si Badui).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: